Minggu, 21 November 2010

peranan kewirausahaan bagi pembangunan ekonomi suatu negara! Jelaskan pula bagaimana peranan kewirausahaan bagi pembangunan di Indonesia

Nama :NUERHAYATI
NPM : 32209256
Kelas : 2DDO3
Dosen : Joko Utomo
Matkull : Softskill Kewirausahaan




1. Jelaskan peranan kewirausahaan bagi pembangunan ekonomi suatu negara! Jelaskan pula bagaimana peranan kewirausahaan bagi pembangunan di Indonesia!
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan per kapita suatu masyarakat meningkat dalam jangka panjang dengan memperhitungkan penduduk. Adapun faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi Negara berkembang. Pembangunan ekonomi bertujuan untuk meningkatkan pendapatan nasional riil dan produktivitas. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan ekonomi Negara-negara berkembang antara lain :
1. Modal (capital)
2. Tenaga kerja yang tersedia
3. Kekayaan alam (sumber daya alam ) riil
4. Teknologi dan wirausaha
5. Karakteristik social budaya masyarakat
6. Luasnya pasar
7. Sistem perekonomian yang digunakan. Faktor modal dan tenaga kerja merupakan input yang langsung mempengaruhi besarnya output. Sedangkan kelima factor terakhir merupakan input yang secara tidak langsung mempengaruhi besarnya output melalui pengaruhnya terhadap modal.
Namun dapat didefinisikan bahwa konsep kewirausahaan sebagai kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda untuk menghasilkan nilai tambah tetapi dengan memiliki keberanian untuk menghadapi resiko atau ketidakpastian.
Faktor-faktor yang mendorong perhatian terhadap kewirausahaan, karena penelitian di berbagai negara yang sudah maju kesempatan kerja dan inovasi-inovasi baru berkaitan dengan pendirian usaha-usaha kecil dan menengah yang disebut entrepeneurial ventur. Perhatian terhadap peran kewirausahaan yaitu sebagai pencipta kesempatan kerja baru, penghasilan baru, inovasi baru, pembayar-pembayar pajak baru dan secara keseluruhan disebut sebagai sumber pertumbuhan ekonomi juga sudah menyebar ke negara-negara sedang berkembang termasuk ke negara bekas USSR dan Republik Rakyat China. Didalam pembangunan negara-negara sedang berkembang dimana pengembangan kewirausahaan masih dalam tahap permulaan telah menjadi perintang untuk pertumbuhan, ternyata bahwa pembangunan hanya memerlukan pembentukan modal (dari dalam dan luar negeri) juga memerlukan pembentukan wirausaha-wirausaha baru. Menurut Peter Drucker diperlukan sekitar 2% dari jumlah penduduk suatu negara untuk menjadi wirausaha (inovatif). Bisa dibayangkan apabila benar-benar 2% dari masyarakat Indonesia berwirausaha, 2% dari 250jt saja berarti sekitar 5jt orang indonesia menjadi wirausaha. Dengan terungkapnya peran kewirausahaan didalam kemajuan suatu negara dirasakan keperluan untuk pemahaman mengenai kewirausahaan meskipun kewirausahaan merupakan fenomena lama, pemahaman kewirausahaan dalam abad XXI, dititik beratkan kepada fungsinya didalam pembentukan usaha/bisnis.
Peranan Kewirausahaan bagi Pembangunan di Indonesia
Wirausaha memiliki peran yang penting bagi pembangunan ekonomi suatu negara karena dengan adanya wirausaha maka akan ada inovasi atau gagasan baru yang akan dihasilkan. Menjadi jelas kiranya meskipun negara kaya sumber daya alam tetapi akan tetapi ada dalam golongan negara berpendapatan rendah apabila tidak memiliki wirausaha yang mampu mengolah sumber daya alam tersebut untuk kesejahteraan negaranya. Rostow menyebut dengan jelas peran wirausaha dalam pertumbuhan ekonomi, termasuk dalam take off menjadi self-sustained growth.
Dengan kemampuan mewujudkan peluang-peluang baru menjadi usaha yang berhasil maka seorang wirausaha seperti telah diteliti merupakan :
1. Pencipta lapangan kerja baru baik bagi dirinya maupun bagi orang lain.
2. Pencipta penghasilan baru baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat.
3. Pembayar pajak baru yang sangat diperlukan oleh pemerintah untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
4. Penghasil devisa bagi wirausaha yang bergerak dibidang ekspor.
5. Pemutar roda ekonomi karena kegiatannya antara lain dalam produksi dan pemasaran.
6. Pendorong lahirnya wirausaha baru.
7. Sumber dan pengguna kreativitas dan inovasi sehingga dapat menghasilkan pembaharuan dalam segala bidang seperti antara lain dalam bidang produksi, manajemen dan pemasaran.
8. Pelaku fungsi sosial, yaitu melaksanakan corporate social responsibility. Seperti pendirian fasilitas pendidikan, kesehatan, keagamaan yang dibangun oleh perusahaan swasta.
Setelah mengetahui peran wirausaha dalam pembangunan bagaimana menghasilkan wirausaha-wirausaha baru. Kita ketahui untuk menghasilkan wirausaha-wirausaha baru tidak dapat dipaksakan, akan tetapi harus berasal dari kemauan sendiri dan didukung oleh faktor eksternal, karena itu kebijakan-kebijakan yang dapat mendorong tumbuhnya wirausaha-wirausaha baru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar